Bertutur Kata dengan Genggam Sosial
Hal- hal ini adalah beberapa bentuk keresahan saya dengan orang-orang
di sekitar saya. Entah hanya saya saja yang merasakan atau orang lain juga
merasakan hal yang sama seperti saya. Penggunaan media sosial sudah mulai
bergeser pengunaannya. Perlahan-lahan pengunanya sadar akan kemungkinan untuk
memakai platform ini secara anonim. Menjadi anonim tandanya manusianya memiliki
kesempatan untuk bersembunyi di balik identitas misterius.
Fenomena hate speech dan cyber bullying cukup sering
saya lihat. Sekarang semua orang bisa menjadi korban atau pelaku dari dua hal tersebut.
Mau itu orang biasa, artis, sampai presiden pun bisa menjadi korbannya. Sesekali
saya senang dengan kebebasan yang kita miliki di zaman sekarang. Kita bebas
sekali bicara apa saja dan berpendapat akan suatu hal tanpa harus mengkaji
kalimat yang kita buat tersebut. Kita dapat bebas mengekpresikan kesetujuan
maupun ketidaksetujuan kita terhadap sesuatu. Kita bebas untuk mengkritik
individu atau sesuatu. Mungkin kita berpikir bahwa semua yang kita ucapakan
tidak ada konsekuensinya. Padahal sebagai manusia yang beragama, ada
konsekuensi bertutur kata baik ataupun buruk.
Bicara soal hate speech, mungkin ada beberapa orang yang tidak
mengerti apa itu hate speech? Jadi, hate speech adalah ungkapan
kekerasan yang ditujukan kepada seseorang atau sekelompok orang yang
merepresentasikan suku, agama, ras, atau golongan orang tersebut. Hate speech juga dapat mengarah pada bangsa, gender, orientasi seksual, bahkan
kelompok orang yang mengalami disabilitas tertentu. Hate speech bukan
saja berisi umpatan, intimidasi, bahkan berupa kata-kata yang provokatif yang
mengancam hak asasi manusia.
Ada beberapa hal yang dapat menimbulkan hate speech yaitu berbagi informasi yang belum jelas, informasi
dari berbagai media sosial yang masih belum jelas, tidak jarang akan
menimbulkan prasangka dan bahkan menimbulkan Hate Speech di sosial
media. Padahal sosial media adalah tempat untuk berbagi informasi, mencari
teman dan juga berbagi suatu hal yang menghibur dan menarik. Saat kita membaca
suatu informasi yang dibagikan di sosial media, dan kita merasa belum belum
mengerti apa isi berita itu, sebaiknya jangan ikut membagikannya. Karena bisa
jadi, informasi yang kita lihat dan baca itu masih simpang siur dan belum jelas
asal usul kebenarannya.
Lalu yang saya kurang suka dari sosial media di era sekarang adalah
akun gossip dan drama yang mulai menjamur. Akun-akun haters
di sosial
media ini, menyerang suatu pihak tertentu, dan terlebih lagi dengan
bukti yang
sama sekali tidak benar. Karena hal seperti ini lah yang membuat
beberapa orang
di sosial media ikut terlibat dan saling menjelek-jelekan atau membela
satu
sama lain. Kenapa jadi makin banyak? Karena pada dasarnya manusia memang
suka
bergosip dan mencari cari keburukan orang lain. Kita suka sekali
mencari-cari
kesalahan orang lain, mencari dosa orang lain, memperolok orang lain dan
kita
senang sekali mengekspos satu orang untuk dijadikan bahan cacian dan
tertawaan.
Kita merasa ada sesuatu yang menyenangkan dari apa yang telah kita
lakukakn
terhadap orang lain. Kita memilih untuk mengolok-olok orang tersebut
beramai-ramai lewat akun gossip dan drama bersama dengan warganet lain
dan berlindung
dibelakang akun sosial medianya.
Perkembangan teknologi semakin pesat dan maju,sayangnya yang saya rasakan semakin maju zaman tidak lantas membuat manusianya maju juga. Banyak dari kita yang punya akses mudah ke internet, smarphone dan laptop tapi semakin mudah juga untuk membenci orang lain, mengolok-olok orang lain, dan membully orang lain di dunia maya. Kita jadi semudah itu untuk bertengkar dengan orang lain hanya karena beda. Entah itu beda pendapat atau sudut pandang. Dunia ini unik karena ada beragam manusia di dalamnya. Dunia ini unik karena ada beragam manusia dengan agama, ras, suku, warna kulit, pandangan dan pola pikir yang berbeda-beda. Hal ini sepele tapi masih banyak orang yang belum sadar akan hal ini. Kritik adalah bentuk membangun tapi lebih banyak yang menjatuhkan dan mnegeluarkan kata-kata tidak pantas.
Perkembangan teknologi semakin pesat dan maju,sayangnya yang saya rasakan semakin maju zaman tidak lantas membuat manusianya maju juga. Banyak dari kita yang punya akses mudah ke internet, smarphone dan laptop tapi semakin mudah juga untuk membenci orang lain, mengolok-olok orang lain, dan membully orang lain di dunia maya. Kita jadi semudah itu untuk bertengkar dengan orang lain hanya karena beda. Entah itu beda pendapat atau sudut pandang. Dunia ini unik karena ada beragam manusia di dalamnya. Dunia ini unik karena ada beragam manusia dengan agama, ras, suku, warna kulit, pandangan dan pola pikir yang berbeda-beda. Hal ini sepele tapi masih banyak orang yang belum sadar akan hal ini. Kritik adalah bentuk membangun tapi lebih banyak yang menjatuhkan dan mnegeluarkan kata-kata tidak pantas.
GENGGAM SOSIAL
Coba jaga ibu jarinya.
Bagikan setelah di pikirkan.
Sebelum kirim kata,suka,cinta, apalagi ikut orang.
Periksa dulu.
Kalau asal ikut saja.bahaya.
Bisa jadi tidak pulang atau pulang tinggal berulang.
Malu ah sama kelingking.
Masa ibunya ceroboh.
Asal pintar jaga jari.
Sepuluh juga cukup.
World can be better place if you know hard respect each other and
see each other as human being.



Komentar
Posting Komentar